Jayapura, 10 Oktober 2026 – Komitmen untuk mendukung akses pendidikan yang lebih terjangkau terus diwujudkan oleh SMA Negeri 4 Jayapura melalui penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi Orang Asli Papua (OAP). Sebanyak 613 peserta didik OAP menerima dana BOSDA sebesar Rp832.051 per orang, dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp512.047.228.

Penyaluran dana berlangsung secara bertahap berdasarkan jenjang kelas. Kegiatan dimulai pada Jumat, 2 Oktober 2026, bagi peserta didik kelas XII, dilanjutkan pada Senin, 5 Oktober 2026, untuk kelas XI, dan Selasa, 6 Oktober 2026, bagi kelas X. Penyaluran tetap dilanjutkan pada hari-hari berikutnya untuk memastikan seluruh peserta didik yang berhak dapat menerima bantuan tersebut.

Dana BOSDA merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi Orang Asli Papua yang menempuh pendidikan formal. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban kebutuhan pendidikan keluarga sekaligus mendukung keberlanjutan proses belajar peserta didik.

Sebelum penyaluran dilakukan, SMA Negeri 4 Jayapura terlebih dahulu memberikan sosialisasi mengenai BOSDA dan peruntukannya. Dalam sosialisasi tersebut, peserta didik dan orang tua/wali memperoleh penjelasan mengenai penggunaan dana untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan.

Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan personal peserta didik, antara lain pembelian seragam sekolah, sepatu, buku teks, alat tulis, biaya transportasi, dan uang saku harian. Pemenuhan kebutuhan tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih baik.

Selain mendukung kebutuhan personal, program BOSDA juga menjadi bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan pendidikan yang terjangkau. Pengelolaan dana pendidikan secara tepat diharapkan dapat memperkuat kelancaran proses belajar-mengajar dan mengurangi hambatan ekonomi yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan pendidikan.

Setelah sosialisasi dilaksanakan, penyaluran dana dilakukan kepada peserta didik dan orang tua/wali sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Secara umum, proses penyaluran berlangsung dengan baik.

Namun, pada Jumat, 9 Oktober 2026, terdapat kendala dalam pelaksanaan penyaluran karena pihak sekolah melakukan kunjungan kepada keluarga seorang guru yang sedang mengalami kedukaan di Nimbokrang, Kabupaten Jayapura. Kondisi tersebut memengaruhi kelancaran jadwal penyaluran pada hari itu.

Meski demikian, SMA Negeri 4 Jayapura tetap berkomitmen memfasilitasi peserta didik OAP agar memperoleh dana BOSDA yang menjadi hak mereka. Penyaluran yang masih berlangsung akan terus diupayakan sehingga peserta didik penerima dapat menerima bantuan sesuai ketentuan.

Bagi SMA Negeri 4 Jayapura, penyaluran BOSDA bukan sekadar proses penyerahan bantuan keuangan, melainkan bagian dari upaya mendukung peserta didik agar dapat menjalani pendidikan dengan lebih baik. Dukungan terhadap kebutuhan pendidikan diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi mereka untuk mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan.

Melalui program ini, sekolah berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk menunjang kebutuhan belajar. Sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua/wali, dan peserta didik juga menjadi unsur penting dalam memastikan bantuan pendidikan memberikan manfaat nyata.

SMA Negeri 4 Jayapura berkomitmen untuk terus mendukung akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas, agar setiap peserta didik memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi Papua yang berkarakter, cerdas, mandiri, dan siap membangun masa depan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *