SMAN 4 Jayapura – Pada Jumat (5/12/2025) Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, M.Pd., menjalani kegiatan observasi kinerja oleh dua asesor pengawas sekolah sebagai bagian dari proses Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Guru SMA Negeri 4 Jayapura dan diikuti oleh pendidik serta tenaga kependidikan yang ada.

Observasi kinerja ini bertujuan untuk menilai efektivitas kepemimpinan kepala sekolah, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta memastikan bahwa praktik manajerial dan supervisi yang dilakukan memberikan dampak nyata pada mutu pembelajaran, pengembangan profesi guru, dan pencapaian profil lulusan.

Kegiatan dimulai dengan sesi pemaparan oleh Kepala Sekolah mengenai Komunitas Belajar TIFA SMA Negeri 4 Jayapura, yang menjadi salah satu praktik baik dalam mendukung peningkatan kompetensi guru. Dalam pemaparannya, Widya Kusmayanti menjelaskan bahwa Komunitas Belajar TIFA telah berkembang menjadi ruang belajar kolaboratif yang aktif. Kegiatan yang diadakan seperti pemberian materi, peer teaching, hingga diskusi profesional, komunitas belajar TIFA dinilai mampu meningkatkan keterampilan mengajar dan memperkuat budaya belajar berkelanjutan di sekolah.

“Komunitas Belajar TIFA telah menjadi rumah belajar bagi para guru. Setiap pekan kami berproses bersama, berbagi praktik baik, dan saling menguatkan. Ini membawa perubahan positif, menjadikan guru-guru lebih inspiratif, kolaboratif, dan berdaya untuk memajukan pembelajaran,” jelas Widya Kusmayanti dalam pemaparannya.

Setelah penyampaian materi, para guru diberi kesempatan mengikuti sesi tanya jawab dan menuliskan perasaan, refleksi, serta harapan mereka terhadap keberlanjutan Komunitas Belajar TIFA pada sticky note yang ditempelkan di papan khusus. Aktivitas ini menjadi ruang apresiasi dan refleksi bersama mengenai perubahan positif yang telah dirasakan.

Usai kegiatan pemaparan, tim asesor melakukan evaluasi terbuka terkait kinerja kepala sekolah berdasarkan rubrik terstruktur dalam PMM. Asesor memberikan sejumlah catatan penguatan, masukan pengembangan, serta apresiasi atas praktik kepemimpinan yang dinilai berdampak langsung pada peningkatan profesionalisme guru.

Proses observasi berlangsung lancar, komunikatif, dan partisipatif. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai penanda komitmen berkelanjutan SMAN 4 Jayapura dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kepemimpinan yang reflektif dan kolaboratif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *