
Jayapura, 5 Mei 2026 – SMA Negeri 4 Jayapura menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan melalui kegiatan hibah buku perpustakaan kepada SMA Negeri 2 Sentani, Kabupaten Jayapura. Kegiatan penyerahan buku dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) pukul 10.00 WIT di lingkungan SMA Negeri 2 Sentani.
Hibah ini dilakukan sebagai bentuk efisiensi pemanfaatan sumber belajar, mengingat SMA Negeri 4 Jayapura memiliki kelebihan stok buku lama yang masih relevan dengan kurikulum. Buku-buku tersebut berasal dari Kurikulum 2013 serta kurikulum lain yang masih dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Sebanyak 6.684 eksemplar buku diserahkan dalam kegiatan tersebut. Buku-buku yang dihibahkan mencakup berbagai mata pelajaran, di antaranya geografi, sosiologi, ekonomi, sejarah, fisika, serta mata pelajaran lainnya. Seluruh buku dalam kondisi sangat layak pakai, sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh peserta didik.
Dengan jumlah yang cukup besar, hibah ini memungkinkan peserta didik di SMA Negeri 2 Sentani untuk menggunakan satu buku per mata pelajaran secara lebih optimal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sentani, Barbalina Yarusabra, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Ia berharap buku-buku tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi peserta didik di sekolahnya.
Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, M.Pd., dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Papua.
“Semoga buku yang dihibahkan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Papua,” ujarnya.
Prosesi serah terima berlangsung dengan penuh sukacita, mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian antar lembaga pendidikan. Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 4 Jayapura tidak hanya berbagi sumber daya, tetapi juga memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di Tanah Papua.


