Jayapura, 16 Juli 2026 – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Negeri 4 Jayapura menyelenggarakan Workshop Penyusunan Silabus, Analisis Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada 15-16 Juli 2026 di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi seluruh pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, terarah, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Workshop dibuka secara resmi oleh Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas SMA Negeri 4 Jayapura, Dr. Kresensia Lesomar, M.Pd. dan Sudiman, M.Pd., Kepala SMA Negeri 4 Jayapura Widya Kusmayanti, M.Pd., para wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta mitra sekolah dari Genza Education, Bank Mandiri, dan PT Goday Indonesia Food.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura mengapresiasi komitmen SMA Negeri 4 Jayapura yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru. Menurutnya, perencanaan pembelajaran yang matang merupakan fondasi utama dalam menciptakan proses belajar yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

Workshop ini diselenggarakan pada awal tahun ajaran agar seluruh guru memiliki panduan yang sama dalam merancang pembelajaran. Melalui penyusunan silabus, analisis capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran, guru diharapkan mampu menyusun peta jalan pembelajaran yang sistematis sehingga proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pemaparan materi oleh Pengawas Sekolah, Sudiman, M.Pd., mengenai pembelajaran kokurikuler dan analisis capaian pembelajaran. Dengan penyampaian yang komunikatif dan interaktif, beliau membimbing guru-guru menerjemahkan Capaian Pembelajaran menjadi Alur Tujuan Pembelajaran hingga menyusun lesson planner yang selaras dengan prinsip Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Beliau menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler perlu dirancang sebagai ruang belajar yang bermakna, antara lain melalui implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, proyek kolaboratif lintas mata pelajaran, serta berbagai aktivitas yang mampu mengembangkan delapan dimensi Profil Lulusan. Seluruh bahan pembelajaran dan perangkat pendukung juga telah disediakan melalui platform Padlet sehingga dapat diakses dan dikembangkan kembali oleh para guru.

Tidak hanya berfokus pada penguatan perangkat pembelajaran, workshop ini juga menjadi wadah koordinasi bagi seluruh 36 wali kelas SMA Negeri 4 Jayapura, mulai dari kelas X hingga kelas XII. Dalam sesi khusus tersebut, masing-masing wali kelas memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama satu tahun pelajaran di hadapan seluruh guru dan Komite Sekolah. Forum ini menjadi sarana membangun komunikasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kolaborasi antarpendidik dalam mendampingi perkembangan peserta didik.

Momentum penting lainnya adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SMA Negeri 4 Jayapura dengan Genza Education, PT Goday Indonesia Food, dan Bank Mandiri. Kerja sama tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara sekolah dan dunia usaha maupun dunia industri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan program sekolah, serta pemberdayaan peserta didik.

Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memperkenalkan jajaran pengurus Komite Sekolah yang baru, yang diketuai oleh Jefri Hendrik Robaha, S.E., M.P.W. Kehadiran kepengurusan baru diharapkan semakin memperkuat kemitraan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis SMA Negeri 4 Jayapura.

Workshop ditutup pada 16 Juli 2026 dalam suasana penuh semangat dan optimisme. Selama dua hari pelaksanaan, para guru tidak hanya memperoleh pemahaman baru mengenai penyusunan perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi setiap peserta didik.

Melalui workshop ini, SMA Negeri 4 Jayapura menegaskan bahwa kualitas pendidikan selalu diawali dari guru yang terus belajar. Dengan perencanaan yang matang, kolaborasi yang kuat, dan dukungan berbagai mitra, sekolah optimistis mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan berdampak nyata bagi lahirnya generasi Papua yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *