
Jayapura, 19 July 2026 – Suasana penuh sukacita dan kehangatan memenuhi Aula SMA Negeri 4 Jayapura pada Jumat, 17 Juli 2026, saat keluarga besar sekolah menyelenggarakan Ibadah Bersama dan Pembinaan Iman bagi peserta didik kelas XII. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT ini menjadi momentum pembinaan rohani bagi peserta didik Kristen dalam mempersiapkan diri menghadapi tahun terakhir pendidikan di bangku SMA.
Ibadah kali ini terasa istimewa dengan kehadiran tamu dari Gereja Baptis Emmanuel Enid, Oklahoma, Amerika Serikat. Firman Tuhan disampaikan oleh Pastor sekaligus dosen, Ethan Sackett, yang hadir untuk membagikan penguatan iman kepada peserta didik. Kegiatan turut dihadiri oleh Plt. Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, M.Pd., pembina Oikumene, serta peserta didik kelas XII beragama Kristen dan pengurus Oikumene SMA Negeri 4 Jayapura.
Sejak awal kegiatan, suasana ibadah berlangsung hangat dan interaktif. Peserta didik diajak bernyanyi, bergerak, dan menari bersama melalui lagu “I Am Adopted by Jesus”, yang membangkitkan semangat sekaligus mengingatkan bahwa setiap orang percaya telah diterima sebagai anak-anak Allah. Keceriaan tersebut menjadi pembuka yang mempersiapkan hati peserta didik untuk menerima firman Tuhan.
Dalam penyampaiannya, Pastor Ethan Sackett menggunakan media sederhana namun bermakna berupa kalung enam warna untuk menjelaskan inti keselamatan dalam iman Kristen. Setiap warna memiliki makna rohani yang mendalam, yaitu hitam melambangkan dosa manusia, merah melambangkan darah Yesus Kristus yang menebus dosa, putih sebagai lambang penyucian dan pengampunan, biru melambangkan baptisan dan kehidupan baru, hijau sebagai simbol pertumbuhan iman, serta kuning yang menggambarkan pengharapan akan kemuliaan dan kehidupan kekal bersama Tuhan.
Firman Tuhan kemudian diperdalam melalui kisah Zakheus, tokoh Alkitab yang mengalami perubahan hidup setelah berjumpa dengan Yesus Kristus. Melalui kisah tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengalami pembaruan hidup ketika membuka hati kepada Tuhan. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi peserta didik kelas XII agar terus bertumbuh dalam karakter, iman, dan pengharapan ketika melangkah menuju masa depan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti setiap sesi dengan antusias. Suasana ibadah dipenuhi perhatian, sukacita, serta interaksi yang hangat antara pembicara dan peserta. Pembinaan iman ini tidak hanya memberikan pengetahuan rohani, tetapi juga memperkuat semangat peserta didik untuk tetap berpegang pada nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam perjalanan akademik mereka.
Sebagai penutup, seluruh peserta menikmati kebersamaan melalui sesi foto bersama dan berbagi cokelat sebagai simbol sukacita dan persaudaraan. Momen sederhana tersebut semakin mempererat hubungan antara tamu, pembina, dan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 4 Jayapura terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik secara utuh, tidak hanya melalui pengembangan akademik, tetapi juga melalui pembinaan spiritual. Diharapkan, setiap peserta didik mampu bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berintegritas, dan siap menjadi berkat bagi keluarga, gereja, masyarakat, serta Tanah Papua di masa yang akan datang.


