
Jayapura, 7 Agustus 2026 – Semangat kemerdekaan terasa begitu hidup ketika keluarga besar SMA Negeri 4 Jayapura turut ambil bagian dalam Lomba Gerak Jalan Kota Jayapura. Kegiatan ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan untuk menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lomba gerak jalan mengambil titik start di Kantor Wali Kota Jayapura dan berakhir di Kantor Gubernur Provinsi Papua. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan, pegawai pemerintah daerah, hingga jajaran DPRD Kota Jayapura.
SMA Negeri 4 Jayapura tampil dengan enam regu, terdiri atas dua regu dari ekstrakurikuler Pramuka, dua regu Paskibra, serta dua regu guru dan tenaga kependidikan untuk kategori umum. Keenam regu tersebut menggunakan nomor peserta 328, 329, 330, 333, 441, dan 540.
Kegiatan diawali sekitar pukul 14.00 WIT di halaman Kantor Wali Kota Jayapura. Sebelum peserta bergerak menuju garis akhir, kegiatan diisi dengan doa dan sambutan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa gerak jalan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
“Gerak jalan ini menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, sekaligus menjaga kesehatan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Setelah pemberangkatan, setiap regu mulai menapaki rute menuju Kantor Gubernur Provinsi Papua. Regu SMA Negeri 4 Jayapura berjalan dengan tertib, penuh semangat, dan sesekali diiringi nyanyian yang membangun kekompakan. Barisan dijaga tetap rapi hingga mencapai garis akhir.
Bagi SMA Negeri 4 Jayapura, keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan. Lebih dari itu, gerak jalan menjadi ruang bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan untuk mengisi kemerdekaan dengan aktivitas positif, membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia.
Semangat tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus dibangun di lingkungan sekolah. Peserta didik belajar bahwa nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui keterlibatan aktif, kedisiplinan, kerja sama, dan kesediaan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Enam regu SMA Negeri 4 Jayapura berhasil menyelesaikan perjalanan dengan semangat hingga garis akhir.
Dari langkah yang sederhana, tumbuh semangat yang besar: berjalan bersama, menjaga kekompakan, dan merayakan kemerdekaan dengan karya serta energi positif.


