Jayapura, 23 April 2026 – SMA Negeri 4 Jayapura kembali menggelar kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) TIFA ke-4 dengan tema Implementasi Pembelajaran Mendalam pada Kamis (23/4/2026) pukul 15.00–17.00 WIT di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

Hadir sebagai pemateri, Kusfiatum, S.Pd., M.A., yang merupakan Widyapradya Ahli Utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya transformasi pendekatan pembelajaran dari yang berorientasi pada hafalan menuju pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep secara mendalam dan bermakna.

Menurutnya, salah satu tantangan yang sering dihadapi di kelas adalah menurunnya motivasi belajar peserta didik. Hal ini, lanjutnya, kerap disebabkan oleh proses pembelajaran yang belum mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran yang efektif harus mengandung tiga unsur utama, yaitu berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

“Ketika pembelajaran tidak menghadirkan makna dan keterlibatan emosional bagi peserta didik, maka motivasi belajar akan menurun. Oleh karena itu, kita perlu mentransformasi cara mengajar kita demi masa depan anak-anak,” ungkapnya dalam sesi pemaparan.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif menyimak serta merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini telah dilakukan. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga memberikan gambaran praktis tentang bagaimana menerapkan pembelajaran mendalam di kelas.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu melakukan refleksi diri dan mulai mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini. Pendekatan pembelajaran mendalam dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif.

Kegiatan Kombel TIFA ke-4 berlangsung dengan lancar dan memberikan penguatan bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. SMA Negeri 4 Jayapura pun menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara utuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *